Delaya anak Semaya, seorang pejabat pemerintah pada masa Yoyakim menjadi raja Yehuda (
Yer 36:12;25). Pada tahun kelima Yoyakim memerintah sebagai raja di Yehuda, nubuat Nabi Yeremia dibacakan oleh Barukh di dalam ruangan Gemarya seorang Lewi di Bait Suci (
Yer 36:1-). Yeremia tidak dapat memasuki Rumah Tuhan maka yang membacakannya adalah Barukh, sekretarisnya. Adapun Mikhaya anak Gemarya ikut mendengar pembacaan itu. Ia lalu menyampaikannya lagi kepada sejumlah pejabat, a.l. Delaya, Elnatan, Gemarya, Zedekia, dan Elisama. Para pejabat itu ingin mendengar langsung nubuat Yeremia yang ditulis dalam gulungan. Setelah mendengar sendiri, mereka menjadi takut dan merasa harus melaporkannya kepada raja agar ada tindakan yang diambil. Tetapi, ketika raja mendengarnya, ternyata ia sama sekali tidak takut malah ingin membakarnya. Bersama Elnatan dan Gemarya, Delaya memohon dengan sangat supaya raja jangan membakar gulungan tersebut, namun ia tidak mendengarkan mereka.